Acara 1 : Bentuk Kepemilikan Bisnis

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Ketika seorang wirausahawan sudah memutuskan untuk mendirikan usahanya, salah satu yang wajib diperhatikan adalah bentuk kepemilikannya. Memilih bentuk kepemilikan adalah hal yang penting karena ini adalah keputusan yang memiliki pengaruh jangka panjang pada usaha yang didirikan. Para wirausahawan harus bertindak dan memilih bentuk kepemilikan dengan benar.
Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan oleh seorang wirausahawam untuk memilih dan membentuk perusahaannya antara lain jumlah modal, tenaga kerja, tempat kegiatan bisnis, dan besarnya resiko yang ditanggung. Dengan memperhatikan pertimbangan ini, para wirausahawan dapat menentukan bentuk kepemiulikan yang sesuai untuk usahanya. Hal tersebut dapat menentukan kelangsungan hidup perusahaannya.

Seseorang mau tidak mau harus menjadi seorang wirausahawan , terutama seseorang yang lulusan agroindustri. Oleh karena itu, pada praktikum manajemen bisnis acara 1 ini, kami membahas tentang bentuk kepemilikan bisnis.


B. Tujuan

  1. Mengetahui bentuk-bentuk bisnis yang biasa dipilih untuk agroindustri.
  2. Mengetahui persamaan dan perbedaan diantara bentuk kepemilan bisnis agroinduatri
  3. Mengetahui kekuatan dan kelemahan diantara bentuk kepemilikan bisnis agroindustri.

BAB II

LANDASAN TEORI

Ketika mengatur bisnis baru, Anda harus memilih struktur kepemilikan. Pilihan dasar kepemilikan bisnis adalah kepemilikan tunggal, kemitraan, dan perusahaan. Setiap bentuk kepemilikan memiliki kelebihan dan kekurangan. Pilihan Anda biasanya akan sebagian bergantung pada jumlah pemilik bisnis. Anda tidak bisa, misalnya, memilih kepemilikan tunggal ketika Anda memiliki enam pemilik (Norman, 1999).

Bentuk kepemilikan dan kerjasama yang dilakukan oleh usaha kecil di Indonesia berawal dari saat didirikannya. Bentuk pemilikan dan kerja sama yang dibina akan mempengaruhi pola manajemen, tingkat pertumbuhan usaha kecil, strategi pemasaran, maupun risiko bisnis yang akan dihadapi. Adanya keterbatasan dan ketatnya persaingan menyebabkan wirausaha di Indonesia hanya memilih model kepemilikan dan kerja sama sebagai berikut, Ownership Business, Joint Venture, dan Holding Company (Tohar, 2000).

Dalam kemitraan umum, semua mitra ambil bagian dalam kepemilikan dan operasi bisnis. Sebuah kemitraan terbatas mengidentifikasi beberapa investor yang tidak bisa kehilangan lebih dari jumlah investasi mereka, tetapi mereka tidak diperbolehkan untuk berpartisipasi dalam sehari untuk hari manajemen bisnis. Jenis kemitraan adalah sulit dan mahal untuk membuat. Perusahaan patungan adalah sebuah bisnis yang unik yang diselenggarakan oleh dua atau lebih usaha lain untuk beroperasi untuk waktu yang terbatas dan untuk proyek tertentu. Ini adalah jenis kemitraan (Burrow, 2012).

Kerugian yang telah kami sebutkan dalam bentuk kepemilikan tunggal dari bisnis dapat diatasi thourgh kemitraan untuk usaha. Kemitraan adalah joinning dari dua atau lebih individu sebagai pemilik bisnis untuk mendapatkan keuntungan. Ketika dana dibutuhkan untuk mengatur bisnis, partnersjip akan ditentukan kebutuhan needes modal akan dibangkitkan melalui kontribusi masing-masing pasangan untuk kemitraan. Sebuah insividual dengan uang untuk berinvestasi yang tidak memiliki keahlian dalam areaof khususnya rencana usaha dapat bergabung dengan seorang individu memiliki expertice diperlukan (Eisen, 1983).

Tidak ada satu bentuk kepemilikan bisnis yang ideal bagi seluruh pemilik bisnis. Seseorang yang mendirikan bisnis kecil-kecilan mungkin akan memilih bentuk kepemilikan perseorangan. Beberapa orang yang memutuskan untuk memiliki bisnis kecil bersam-sama mungkin akan memilih persekutuan. Namun, jika mereka ingin membatasi kewajiban yang mereka tanggung, mereka mungkin akan memutuskan untuk mendirikan perseroan terbatas tertutup (Madura, 2007).          Kepemilikan Perseorangan merupakan salah satu bisnis yang dimiliki oleh seorang pemilik tunggal ( sole proprietorship). Seorang pemilik tunggal dapat memperoleh pinjaman dari kreditor untuk membantu mendanai operasi perusahaan, selain dapat memperoleh pinjaman pemilik tunggal juga memiliki kewajiban untuk menutup seluruh pembayaran yang di akibatkan oleh pinjaman. Dan keuntungan dari pemilik tunggal adalah dia tidak perlu membagi keuntungan bisnisnya dengan para kreditor (Yaminsyah, 2009).

BAB III

PROSEDUR PRAKTIKUM

A. Alat dan Bahan

  1. Alat

a. Bolpoin

b. Kertas HVS

c. Penggaris

  1. Bahan

a. Buku modul

b. Lampiran

B. Cara Kerja

  1. Mendiskusikan bentuk-bentuk kepemilikan bisnis.
  2. Mendiskusikan persamaan dan perbedaan bentuk kepemilikan bisnis.
  3. Mendiskusikan kelebihan dan kekurangan bentuk kepemilikan bisnis.

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Hasil

Betuk Kepemilakan Bisnis dan Contohnya

No

Bentuk Kepemilikan

Contoh Agroindustri

1

 Perseorangan industri keripik tempe, industri rumah tangga, toko kelontong, dan padagang bakso keliling

2

CV CV Nusa Agro Industri dan CV Bromo Semeru yang berada di malang ini memproduksi hasil olahan buah apel berupa sari buah apel.

3

Perseroan Terbatas (PT) PT  Indofood, PT Dua Kelinci, PT Unilever

4

PT Tbk PT Tbk Siantar Top, PT Tbk BISI Internasional

Persamaan dan Perbedaan Bentuk Kepemilikan Bisnis Agroindustri

No Uraian Keterangan
1 Persamaan Bentuk Kepemilikan Bisnis Agroindustri  1. Untuk mendapatkan profit2. Bahan baku sama-sama dari agroindustri3. Pembentukan tenaga kerja

4. Sama-sama memenuhi kebutuhan konsumen.

2 Perbedaan Bentuk Kepemilikan Bisnis Agroindustri 1. Kepemilikan saham                9. Profit2. Struktur organisasinya           10. Pemasaran3. Legalitas hukum

4. Jenis Usaha

5. Jumlah karyawan.

6. Jumlah produk yang diproduksi

7. Kualitas hasil produksi

8. Pemasarannya

Kekuatan dan Kelemahan Bentuk Kepemilikan Bisnis Agroindustri

No

Bentuk Kepemilikan

Kelebihan

Kekurangan

1. Perseorangan 1.Mudah memulai2. Keuntungan dimiliki sendiri3.Tidak bisa dibubarkan orang lain

4. Profit banyak dimiliki sendiri

5. Tidak perlu pertimbangan orang lain

6. Kerahasian terjamin

7. Tanggung jawab tak terbatas

8. Puas dalam usahanya sendiri

9. Dapat merekrut pekerja dari lingkungan sekitar

1. Tempat terbatas2. Asal modal terbatas3. Promosi terbatas

4. Kerugian ditanggung sendiri

5. Manajemen kurang baik

6. Kurang stabil

7. Sulit mempertahankan pekerja baik

8. sulit mengembangakan produk secara kualitas

9.Pemasaran terbatas

10. Sulit memperoleh kepercayaan dari bank

11. Tidak ada legaliatas hokum dan asuransi

2. CV
  1. Sama-sama menguntungkan
  2. Modalnya lebih banyak
  3. Pendiriannya lebih mudah
  4. Legalitasnya lebih terjamin
  5. Asuransi lebih terjamin
  6. Kelangsungan hidup tak menentu
  7. Kepengurusan tidak adil
  8. Ada anggota yang aktif dan pasif
  9. Sulit menarik modal yang telah ditanam
  10. Sebagian sekutu mempunyai tanggung jawab terbatasn
3. Perseroan Terbatas (PT)
  1. Mudah memperoleh pinjaman modal
  2. Lebih mudah memperoleh tenaga kerja
  3. Manajemen lebih baik
  4. Mudah mendapatkan modal
  5. Produk lebih mudah dipasarkan
  6. Adanya legalitas
  7. Pekerja lebih terjamin
  8. Proses produksi menggunakan alat canggih
  9. Mempunyai legalitas hukum
    1. Biaya atau modal pendiriannya banyak
    2. Mudah terpengaruh lingkungan luar
    3. Sulit dibubarkan
    4. Pendirian relative sulit
    5. Rahasia perusahaan kurang terjamin
    6. Pajak  berganda tergantung penghasilan
4. PT  Tbk. Sama dengan PT Sama dengan PT

B. Pembahasan

Bentuk kepemilikan bisnis ada empat macam yaitu perusahaan perseorangan, CV, perseroan terbatas (PT) dan PT Tbk. Perusahaan perseorangan yaitu badan usaha yang dimiliki oleh satu orang saja dan modalnya merupakan harta pribadi, contohnya tukang bakso kelili9g dan jasa catering makanan. Perusahaan perseorangan butuh modal besar namun profit yang didapat bisa dinikmati sendiri.

Commanditaire Vennotschaap atau CV adalah bentuk usaha bisnis yang didirikan oleh dua orang atau lebih. Dalam CV ada anggota yang aktif dan anggota pasif. Banyak usaha-usaha bisnis agroindustri memilih mendirikan CV. Perseroan terbatas atau PT adalah usaha bisnis yang telah memiliki legalitas hukum yang pasti. PT terdiri dari Pt tertutup dan PT Tbk (terbuka). Pada PT tertutup, pemilik saham hanya dapat dibeli oleh orang tertentu saja , sedangkan PT Tbk dapat menjual saham secara umum dan terbuka, contoh dari PT adalah PT Unilever Tbk.

Pada praktikum kali ini,kami menggunakan metode brainstroming.Sistem yang digunakan adalah diskusi kelompok dan semua praktikan wajib mengutarakan pendapatnya. Praktikum kali ini kami membahas tentang bentuk kepemilikan bisnis dan contohnya, bentuk-bentuk kepemilikan bisnis. Telah diketahui ada empat bentuk kepemilikan bisnis agroindustri. Pertama adalah perusahaan perseorangan, contohnya seperti industri keripik tempe, industry rumah tangga, toko kelontong, dan padagang bakso keliling. CV atau Commanditaire Vennotschaap mempunyai contoh seperti berikut CV Nusa Agro Industri dan CV Bromo Semeru yang berada di malang ini memproduksi hasil olahan buah apel berupa sari buah apel.

Siapa yang tidak mengenal PT Indofood yang telah banyak memproduksi berbagai jenis olahan makanan, seperti Indomie. Ada juga PT Dua Kelinci yang memproduksi Mixed Nuts, Sukro, Sir Jus, dan Jus Cup.Selain itu, ada PT Unilever yang memproduksi Blue Band, Kecap Bango, Royco, Sariwangi, dan minuman sari ‘Buahvita’.

Contoh PT Tbk yaitu PT Tbk Unilever. Ada juga PT Tbk Siantar Top yang memproduksi banyak makanan atau snack untuk anak-anak. Selain itu , PT Tbk BISI Internasional memproduksi dibidang agroindustri yaitu produksi bibit atau biji sayuran yang berkualitas internasional. Dalam bentuk kepemilikan bisnis agroindustri tentu memiliki banyak persamaan dan perbedaan. Persamaan dan perbedaan tersebut pasti akan dimiliki oleh setiap bentuk kepemilikan bisnis. Hal ini dapat membuat usaha bisnis tersebut awet atau dapat bertahan lama. Persamaan tersebut adalah sama-sama ingin mendapatka profit sebanyak mungkin serta bahan bakunya pun sama dari pertanian. Setiap perusahaan pun memiliki tenaga kerja dan saling memenuhi kebutuhan konsumen. Persamaan lainnya yaitu setiap usaha bisnis pasti membutuhkan modal.

Perbedaan bentuk kepemilikan bisnis agroindustri antara lain, pemilik saham yang paling besar akan mendapat keuntungan paling banyak, struktur organisasi pada perseroan terbatas atau PT lebih tertata sedangkan pada perusahaan perseorangan struktur organisasi tidak tetap. Legalitas hukum yang dimiliki oleh PT lebih terjamin ketimbang perusahaan perseorangan atau CV. Jenis usaha setiap perusahaan pun berbeda, termasuk jumlah karyawan dan jumlah produk yang diproduksi seperti sebuah PR berbeda dengan perusahaan perseorangan. Kualitas hasilproduksi pada PT lebih terjamindaeipada perusahaan perseoranganatau CV. Area produksi dan pemasaran pun berbeda, bagi sebuah PT, pemasaran bisa melalui media massa atau media elektronik (TV) namun bagi perusahaan perseorangan hanya melalui mulut ke mulut atau media massa saja. Selain itu, profit dari setiap perusahaan berbeda tergantung area pemasarannya.

Perusahaan perseorangan memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya antara lain untuk memulai perusahaan perseorangan sangat mudah, tidak membutuhkan pertimbangan orang lain, kerahasian perusahaaan pasti terjamin dan perusahaan tidak bisa dibubarkan oleh orang lain selain pemilik perusahaan sendiri. Pemilik perusahaan perseorangan pun bisa puas memilih usahanya sendiri begitu juga keuntungan dan profitnya pun dapat dinikmati pemilik perusahaan sendiri. Selain itu, perusahaan perseorangan dapat merekrut pekerja dari warga sekitar tempat usaha tersebut. Pada perusahaan perseorangan tanggung jawab pemilik pun terbatas.

Kekurangan perusahaan perseorangan antara lain tempat dan modalnya terbatas karena menggunakan kekayaannya sendiri , begitu juga kerugiannya pun ditanggung oleh pemilik perusahaan. Di bagian promosi pun kurang memadai karena hanya dari m*lut ke mulut saja, begitu juga bagian pemasaran terbatas pada orang-orang dekat saja. Selain itu, menajemen yang kurang baik, tidak ada legalitas asuransi, dan sulit mempertahankan pekerja yang baik membuat kehidupan perusahaan perseorangan menjadi kurang stabil. Perusahaan perseorang pun susah mendapat kepercayaan untuk meminjam di bank karena tidak memiliki legalitas hukum. Dalam segi kualitasnya pun perusahaan perseorangan masih dibawah standar yang ditentukan.

CV pun juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan dari CV antara lain kerja sama yang dilakukan anatara dua belah pihak atau lebih pasti menguntungkan satu sama lain. Pendirian CV lebih mudah dan legalitas hukumnya lebih terjamin sehingga memiliki asuransi bagi para pekerjanya. Kemampuan struktur organisasi atau manajemennya lebih baik karena dapar dibagi oleh beberapa orang.

Beberapa kekurangan CV adalah adanya pihak yang hanya bersikap pasif karena hanya sebagai pemegang modal dan ada pula yang bersikap aktif karena mereka yang melakukan semua aktifitas bisnis. Kelangsungan hidup perusahaan pun tidak menentu karena sistem pengurusannya tidak adil. Para kelompok pasif pun akan sulit menarik modalnya yang telah ditanam dan sebagian sekutu mempunyai tanggung jawab yang terbatas pula.

Perseroan terbatas atau PT memiliki dua jenis perusahaan yaitu PT tertutup dan PT terbuka (PT Tbk). Kelebihan dan kekurangannya pun sama. Kelebihannyayaitu mudah mendapatkan pinjaman modal dari bank karena mempunyai legalitas gukum. Lebih mudah mencari tenaga kerja karena telah memiliki legalitas asuransi sehingga pekerja lebih terjamin. Sistem manajemennya pun lebih baik karena dikerjakan oleh orang-orang yang ahli di bidangnya. Pada proses produksinya pun lebih berkualitas karena memiliki alat yang canggih, dalaam segi pemasarannya pun lebih mudah dipasarkan lewat media elektronik (TV) dan media massa.

PT dan PT Tbk adalah perusahaan besar yang memiliki kekuarangan yaitu biaya untuk mendirikan PT modalnya relatif lebih banyak dan pendiriannya relatif sulit karena membutuhkan banyak perijinanbegitu pula dengan pembubarannya sangat sulit. Rahasia perusahaannya kurang terjamin karena banyalk orang yang tahu. Setiap perusahaan memiliki pajak, pada sebuah PT, pajak menjadi berganda tergantung dengan penghasilan perusahaan. Selain itu, mudah terpengaruh oleh lingkungan luar dan persaingan yang ketat.

CV pun juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan dari CV antara lain kerja sama yang dilakukan anatara dua belah pihak atau lebih pasti menguntungkan satu sama lain. Pendirian CV lebih mudah dan legalitas hukumnya lebih terjamin sehingga memiliki asuransi bagi para pekerjanya. Kemampuan struktur organisasi atau manajemennya lebih baik karena dapar dibagi oleh beberapa orang.

Beberapa kekurangan CV adalah adanya pihak yang hanya bersikap pasif karena hanya sebagai pemegang modal dan ada pula yang bersikap aktif karena mereka yang melakukan semua aktifitas bisnis. Kelangsungan hidup perusahaan pun tidak menentu karena sistem pengurusannya tidak adil. Para kelompok pasif pun akan sulit menarik modalnya yang telah ditanam dan sebagian sekutu mempunyai tanggung jawab yang terbatas pula.

Perseroan terbatas atau PT memiliki dua jenis perusahaan yaitu PT tertutup dan PT terbuka (PT Tbk). Kelebihan dan kekurangannya pun sama. Kelebihannyayaitu mudah mendapatkan pinjaman modal dari bank karena mempunyai legalitas gukum. Lebih mudah mencari tenaga kerja karena telah memiliki legalitas asuransi sehingga pekerja lebih terjamin. Sistem manajemennya pun lebih baik karena dikerjakan oleh orang-orang yang ahli di bidangnya. Pada proses produksinya pun lebih berkualitas karena memiliki alat yang canggih, dalaam segi pemasarannya pun lebih mudah dipasarkan lewat media elektronik (TV) dan media massa.

PT dan PT Tbk adalah perusahaan besar yang memiliki kekuarangan yaitu biaya untuk mendirikan PT modalnya relatif lebih banyak dan pendiriannya relatif sulit karena membutuhkan banyak perijinanbegitu pula dengan pembubarannya sangat sulit. Rahasia perusahaannya kurang terjamin karena banyalk orang yang tahu. Setiap perusahaan memiliki pajak, pada sebuah PT, pajak menjadi berganda tergantung dengan penghasilan perusahaan. Selain itu, mudah terpengaruh oleh lingkungan luar dan persaingan yang ketat.

Bentuk kepemilikan bisnis dilihat dari siapa pemilik, sumber modal, dan tujuan pendiriannya. Ada beberapa faktor yang perlu diperhatiakan dalam menentukan bentuk kepemilikan bisnis yaitu bidang yang akan dilakukan. Jumlah modal, tempat kegiatan bisnis, besarnya resiko yang ditanggung, pihak-pihak yang terlibat, dan lingkungan tempat kegiatannya. Sehingga terdapat macam-macam bentuk kepemilikan bisnis.

Pada usaha jasa catering makanan, pemilik lebih memilih membuka perusahaan perseorangan yang mudah dijangkau tanpaharus berurusan dengan hukum, pada usaha ini pun dapat memperoleh semua keuntungannya. Pada beberapa usaha agroindustri memilih bentuk CV karena produksinya membutuhkan beberapa alat yang tidak mungkin dibeli sehingga membutuhkan modal dari orang lain. Sedangkan bentuk kepemilikan berupa PR sudah banyak dijumpai namun PT tersebut tidak hanya memproduksi bidang agroindustri namun juga produk lain selain agroindustri.

Aplikasi bentuk kepemilikan bisnis PT dalam bidang agroindustri adalah pembuatan sari buah-buahan, ada juga buah dan sayuran yang sudah dikalengkan. Selain itu, ada beberapa CV yang membuat keripik apel, nangka, dan salak. Sedangkan pada perusahaan perseorangan adalah tukang bakso dan siomay keliling.

Aplikasi bentuk kepemilikan bisnis dalam bidang umum, secara perseorangan adalah kerajinan tangan yang berada di kasongan. Sedangkan bentuk CV biasanya dipilih oleh percetakan. Selain itu, ada PT yang khusus memproduksi barang-barang elektronik.

BAB V

KESIMPULAN

A. Kesimpulan

1. Bentuk kepemilikan bisnis yang biasa dipilih untuk agroindustri adalah perusahaan perseorangan dan CV.

2. Persamaan bentuk kepemilikan bisnis agroindustri adalah untuk mendapatkan profit, bahan baku sama-sama dari agroindustri, pembentukan tenaga kerja, dan sama-sama memnuhi kebutuhan konsumen. Perbedaan bentuk kepemilikan bisnis agroindustri adalah kepemilikan saham, struktur organisasinya, legalitas hukum, jenis usaha, jumlah tenaga kerja, jumlah produk, kualitas produk, pemasarannya, profit berbeda, dan area pemasaran

3. a. Kelebihan perusahaan perseorangan : mudah memulai, keuntungan dimiliki sendiri, tidak bisa dibubarkan orang lain, kerahasiaan terjamin, dan puas dalam usahanya sendiri.

Kekurangan perusahaan perseorangan : tempat terbatas, asal modal terbatas, kerugian ditanggung sendiri, kualitas produk kurang, sulit mendapat pinjaman dari bank, dan pemasaran terbatas.

b. Kelebihan CV : sama-sama menguntungkan semua pihak, manajemennya banik, legalitas terjamin, dan adanya asuransi bagi pekerja.

Kekurangan CV : kelangsungan hidup tak menentu, ada yang pasif ada yang aktif, bagi penanam modal sulit menarik modal yang telah ditanamkan, dan kepengurusan tidal adil.

c . Kelebihan PT dan PT Tbk : mudah memperoleh pinjaman modal dari bank, mudah mendapatkan tenaga kerja, manajemen lebih baik, mempunyai legalitas hukum, dan proses produksinya berkualitas.

Kekurangan PT dan PT Tbk : modalnya besar, sulit dibubarkan, pendirian perusahaan sulit, rahasia perusahaan kurang terjamin, dan pajak lebih besar.

B. Saran

  1. Co.ass sudah membantu.
  2. Praktikum kurang serius.
  3. Ruang praktikum sudah nyaman.

DAFTAR PUSTAKA

Burrow, James. 2012. Priciples Of Business. South Western. USA.

Eisen, Peter J. 1983. Accounting the easy Way. Baron’s Educational Series. USA.

Madura, Jeff. 2007. Pengantar Bisnis Edisi 4. Salemba Empat. Jakarta.

Norman, Jan. 1999. Starting Your Owner Business. Dearbon Trade Publishing.  United State of America.

Tohar, M. 2000. Membuka Usaha Kecil. Kanisius. Yogyakarta.

Yaminsyah, Ricky. 2009. Bentuk Kepemilikan Bisnis. Http://ricky-26209320.blogspot.com/2009/11/perusahaan-yang-harus-di-tinjau-kembali.html. Diakses Kamis, 8 Maret 2012. Pukul 15.40 WIB

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s